Tidur di Tokyo, Bangun di Osaka: Mengenal Shinkansen Malam Pertama di Jepang

Jepang selalu punya inovasi luar biasa dalam hal transportasi, terutama untuk memanjakan para wisatawan. Bagi Anda yang sering merasa waktu liburan di Jepang berjalan terlalu cepat, atau selalu mencari cara untuk memaksimalkan itinerary, ada kabar gembira dari Central Japan Railway Company (JR Central).

Pada musim panas tahun 2026 ini, Jepang akan memulai babak baru dalam sejarah perjalanan antarkota dengan menguji coba Shinkansen rute malam pertama yang menghubungkan Tokyo dan Osaka!

Memperkenalkan: Tokaido Lumière Express

Layanan kereta peluru (bullet train) malam hari ini diberi nama Tokaido Lumière Express. Uji coba perdana dijadwalkan berangkat pada tanggal 8 Agustus 2026. Ini adalah terobosan besar karena sebelumnya, jalur sibuk Tokaido Shinkansen tidak pernah mengoperasikan layanan penumpang semalaman penuh.

Kereta ini dirancang untuk berangkat sesaat setelah jadwal kereta reguler siang terakhir selesai, dan akan tiba di stasiun tujuan sebelum jadwal kereta pagi pertama diberangkatkan.

Daya Tarik Shinkansen Malam bagi Wisatawan

Beroperasinya rute malam antara dua kota terbesar di Jepang ini menawarkan keuntungan menarik bagi para pelancong:

  • Efisiensi Waktu Maksimal: Perjalanan antarkota tidak lagi memotong waktu produktif di siang hari. Anda bisa beraktivitas penuh di Tokyo hingga malam, lalu langsung memulai petualangan di Osaka pada keesokan paginya.

  • Alternatif Menginap: Daripada menyewa kamar hotel untuk satu malam ekstra di Tokyo atau Osaka, penumpang bisa beristirahat di dalam kereta yang melaju dengan nyaman.

  • Kenyamanan Ekstra: Untuk menjamin kualitas tidur penumpang, formasi kursi diatur maksimal hanya dua penumpang per baris. Tersedia juga gerbong khusus wanita untuk keamanan dan privasi yang lebih terjamin.

Detail Rute dan Perjalanan

Tokaido Lumière Express menawarkan titik naik dan turun yang strategis untuk memudahkan mobilitas:

  • Keberangkatan: Stasiun Tokyo (Pukul 22.00)

  • Kedatangan: Stasiun Shin-Osaka (Pukul 06.59 keesokan harinya)

  • Stasiun Transit: Penumpang juga diizinkan untuk naik dan turun di Stasiun Shinagawa, Shin-Yokohama, dan Kyoto.

Fakta Unik Perjalanan: > Antara tengah malam hingga sekitar pukul 06.00 pagi, kereta akan berhenti sementara (stasioner) di Stasiun Gifu-Hashima. Hal ini dilakukan karena adanya pemeliharaan rel rutin pada malam hari serta aturan pembatasan kebisingan di Jepang. Selama berhenti, penumpang akan tetap berada di dalam kereta dengan lampu kabin yang menyala, sehingga waktu istirahat tidak akan terganggu.

Informasi Tiket

Seluruh kursi di Tokaido Lumière Express berstatus reservasi penuh (reserved seat), baik untuk kelas Standar maupun Green Car (kelas utama).

Tiket kelas Standar untuk rute Tokyo – Shin-Osaka dibanderol dengan harga 15.000 yen (sekitar Rp 1,5 jutaan). Penjualan tiket untuk uji coba ini resmi dibuka pada tanggal 3 Juli 2026. Ke depannya, pihak JR Central akan mengevaluasi antusiasme dan permintaan penumpang sebelum memutuskan apakah layanan unik ini akan dijadikan jadwal reguler permanen.

Hadirnya Tokaido Lumière Express tentu menjadi angin segar bagi dunia pariwisata Jepang. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk merasakan sensasi tidur di dalam kereta peluru tercepat ini jika layanannya sudah beroperasi penuh nanti?

Terus ikuti blog Wendy Tour untuk mendapatkan update informasi, tips wisata, dan berita menarik lainnya seputar Jepang!