Kulineran Unagi di Restoran Eel Yoshikawa Shibuya

Kalau ditanya kuliner Jepang, biasa kita pasti lebih cepat teringat sama sushi, sashimi, ramen, takoyaki gitu ya. Nah selain kuliner yang disebutkan tadi, pasti ada yang pernah dengar atau familiar juga dengan sebutan Unagi. Buat yang belum tahu, Unagi nih artinya belut ya. Ceritanya mumpung lagi jalan-jalan di Shibuya, sekalian saja deh cari menu makan malam unagi di area situ, dan jadi ketemulah restoran Unagi Yoshikawa ini!

Berjarak 4 menit jalan kaki dari stasiun Shibuya dan berlokasi sangat dekat dari Mega Donquijote, restoran mungil ini tetap memiliki style yang kental Jepang banget di tengah area yang Shibuya yang hiruk pikuk. Tempat duduk tersedia area yang berbentuk konter dan area dengan meja makan biasa. Begitu masuk, keramahtamahan Jepang akan langsung terasa dengan staff mengarahkan ke meja dan menyajikan complimentary air putih dingin. Kalau kalian sudah jalan kaki seharian ekplor kota Tokyo, simple gesture seperti ini terasa sangat menyegarkan badan yang lelah.

Menu bisa dicek dari Ipad yang tersedia di meja, tersedia opsi pilihan bahasa Inggris juga jadi tidak perlu khawatir untuk kendala bahasa ya. Semisal ada yang mau ditanyakan ke staff, walaupun tidak terlalu lancar Bahasa Inggris, namun mereka tetap mencoba berkomunikasi bahkan dengan pakai Google Translate di hp mereka (based on personal experience).

Setelah menentukan paket yang dipilih, tidak butuh waktu lama untuk makanan disajikan. Kami memilih paket andalan mereka yang terdiri dari 1 belut ukuran besar, nasi, telor omelet super tebal dengan tulisan “Unagi Yoshikawa”, sup miso, acar, dan dessert jelly. Belut disini katanya lebih besar 1,5 kali dari ukuran belut biasa dan diolah dengan cara dipanggang perlahan dalam saus manis untuk mempertahankan tekstur lembutnya. Untuk 1 paket ini total JPY 3,000/set (atau sekitar Rp 330,000). Dijamin kenyang banget deh pokoknya!

Harga menu-menu disini start dari range JPY 1,600 – JPY 4,800, jadi masih ada opsi harga paket yang lebih terjangkau ya. Harga yang lebih murah itu biasa belutnya hanya yang ½ ukuran saja dan tidak dapat dessert. 

Kelebihan restoran ini juga ada di jam buka nya yang cukup panjang, yaitu sampai jam 12 malam! Jadi buat kalian yang mungkin lupa waktu makan malam karena saking sibuknya belanja di Shibuya, bisa jadikan restoran ini sebagai opsi loh sekalian cobain hidangan belut otentik di Jepang.

INFO RESTO